Dedaunan Berguguran.



Di satu lorong itu..
pohon besar itu sepi tanpa teman..
ianya hnya sepohon pokok besar..
yang tua..
badanya akarnya sudah mula mereput..
dek usianya yg terlalu tua..

jika dikenang zaman gemilangnya 
suatu masa dahulu..
pohonan tua itu sering didatangi orang
buat teduhan dikala mentari tegak dikepala
kini tidak lagi..
pohon itu ditinggal sepi...

Dedaunannya berguguran mencium bumi...
pohonan itu tidak subur lagi...
dedaunnya jarang-jarang..
tidak mampu mmeneduhi 
jika ada yang tumpang berteduh...
pohon itu tak berguna lagi..

Dedaunnya gugur sendiri..
sepinya lorong itu kini...
rindunya pohonan tua  itu pada zaman gemilangnya dulu..
sepinya bila sisa hidup...
disambung sendiri..

nukilan mawar pena

No comments: